Internet Of Thing dalam Pembelajaran Matematika


Di era Revolusi 4.0 saat ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat pesat, khususnya yaitu perkembangan internet. Oleh karena itu dunia pendidikan pun tidak lepas dari perkembangan internet. Untuk itu dalam pembelajaran perlu adanya media belajar yaitu internet. Dengan berkembangnya Internet of Things (IoT), maka internet pun bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain yang mendukung pembelajaran, diantaranya yaitu dengan memanfaatkan internet tersebut untuk kegiatan pembelajaran teori maupun praktikum. Salah satu contohnya yaitu pemanfaatan internet untuk kegiatan pembelajaran Matematika yang diterapkan di suatu kampus, Internet tersebut digunakan sebagai sarana untuk sistem kontrol otomatis dengan jarak jauh menggunakan mikrokontroller.

Di Indonesia sendiri IOT dalam kurun waktu 5 sampai 6 tahun terakhir ini sudah mulai berkembang pesat apalagi pada masa pandemi covid 19 ini hampir semua orang menggunakannya khusus pelajar sebagai penghubung dalam proses pembelajaran sehingga proses pembelajaran tetap berjalan walaupun sekolah diliburkan,disisi lain adanya IOT ini masyarakat lebih mudah untuk melakukan transaksi jual beli dan lain-lain dari rumah untuk menghemat biaya sehari-hari tanpa menguras tenaga. Hebatkan? nah biar lebih mendalam kita akan bahas:

Apa itu Internet Of Thing?

Berikut ini merupakan penjelasan dari defisini Internet Of Things (IoT) dari beberapa sumber yang dirangkum :

1.     Casagras (Coordination and support action for global RFID-related activities and standardisation) Caragas mendefinisikan, bahwa Internet Of Things (IoT)  adalah sebuah infrastruktur jaringan global, yang dapat mengubungkan perangkat keras dan virtual melalui eksploitasi data capture serta kemampuan komunikasi. Dalam Infrastruktur terdiri dari jaringan yang sudah ada dan internet beserta pengembangan jaringannya. Sehingga, IoT ini menawarkan objek, sensor dan kemampuan koneksi agar dapat menyediakan layanan dan aplikasi ko-operatif yang independen

2.     SAP (Systeme, Anwendungen and Produkte)
SAP Mendefinisikan, bahwadunia Internet Of Things (IoT)
merupakan sebuah benda-benda perangkat keras yang diintegrasikan kedalam jaringan informasi secara berkesinambungan, serta di mana benda-benda fisik tersebut dapat berperan aktif dalam proses bisnis.

3.     ETP EPOSS ETT EPOSS mendefinisikan, Bahwa IoTmerupakan jaringan yang dibentuk oleh benda yang memiliki identitas,  Pada dunia maya dengan cara beroperasi di ruang itu dengan menggunakan kecerdasan perangkat untuk terhubung dan berkomunikasi dengan pengguna, konteks sosial dan lingkungan. Internet Of Things merupakan sebuah konsep yang memiliki fungsi untuk memperluas konektivitas pada Internet yang tersambung secara terus – menerus. Internet of Things atau biasa disebut dengan IoT sudah berkembang pesat diseluruh dunia.

Internet of Things (IOT) merupakan paradigm untuk menghubungkan semua benda-benda fisik dalam infrastruktur berbasis internet global untuk bertukar informasi dan komunikasi. IOT bertujuan untuk melakukan identifikasi secara baik, lokasi, pelacakan, pemantauan dan manajemen. IOT berdasarkan pada integrasi solusi beberapa komunikasi, identifikasi dan pelacakan teknologi, sensor dan aktuator jaringan, dan didistribusikan benda pintar lainnya.(Karakostas, 2013). Hal lain dapat juga diartikan IOT menghubungkan obyek-obyek dunia nyata dengan dunia maya, sehingga memungkinkan kapan saja, dimana konektivitas untuk apa pun dan tidak hanya untuk siapa pun. Hal ini mengacu pada sebuah dunia di mana benda-benda fisik dan makhluk, serta data virtual dan lingkungan, semua berinteraksi satu sama lain dalam ruang dan waktu yang sama. Benda-benda harus dapat saling bertukar informasi dan memberikan layanan melalui sarana yang berbeda dan dari tempat yang berbeda(Neisse, Steri, Fovino, & Baldini, 2015).

Dapat kita contohkan Alat umum yang biasanya digunakan oleh seorang pengajar dalam menyampakan bahan ajar melalui whiteboard atau papan tulis putih. Saat ini implementasi IoT pada papan tulis putih dapat dikembangan dengan berbagai cara dimana konsep konvensional, dosen atau pengajar menulis di whiteboard lalu mahasiswa mencatat apa yang telah ditulis. Tentunya hal ini membutuhkan waktu atau proses yang lebih lama sebelum IoT memasuki pola pembelajaran dikelas. Jika IoT diterapkan dalam whiteboard maka yang terjadi adalah papan tulis, jika ditulis oleh dosen, akan dapat langsung memancarkan gelombang wifi yang akan tampil langsung hasilnya pada laptop mahasiswa atau pada handphone mahasiswa, tentunya tidak perlu mencatat ulang apa yang telah di tulis atau disampaikan oleh dosen. Seluruh percakapan tentang materi pembelajaran akan terekam dalam whiteboard dan dikemas dalam data serta akan terkirim melalui wifi atau internet dalam kelas ke handphone mahasiswa. Hal ini tentunya sangat memudahkan mahasiswa dan pengajar jika lupa atau perlu mempelajari kembali apa yang telah diajarkan atau disampaikan oleh dosen maka akan mudah mengingat hanya dengan melihat kembali materi atau video yang disampaikan. Alat lain seperti infocus atau proyektor, alat ini sangat berguna jika dosen mempersiapkan slidenya dan menampilkan dengan proyektor. Dengan sentuhan IoT alat ini akan semakin lebih bermanfaat jika terhubung dengan internet yakni dengan konsep seluruh slide yang ditampilkan dosen dapat dikirimkan kepada mahasiswa berikut audionya. Hal ini sangat membantu mahasiswa bahwa semua paparan yang disampaikan dijelaskan beserta dengan penjelasannya dan sampai langsung pada mahasiswa. tidak hanya sampai disitu, bahkan jika masuk dalam perangkat handphone mahasiswa.tentunya aktifitas copy dan paste pada laptop dosen akan semakin berkurang tentunya ini meminimalisir penyebaran virus computer melalui flash disk.

Jadi dapat disimpulkan Ruangan dengan berbagai fasilitas IoT dapat memberikan nilai tambah pada kegiatan belajar mahasiswa karena Memberikan kenyamanan dengan berbagai informasi dan memudahkan komunikasi antara dosen sebagai pengajar hingga mahasiswa. Pengukuran secara detail dapat langsung dimonitoring melalui gadget yang dimiliki dengan tanpa batasan. Hal ini membuat pembelajaran dapat lebih kondusif lagi, sehingga paradigma baru dunia pendidikan dengan ruang kelas IoT dapat membantu dan mendukung mahasiswa lebih mengenal perkembangan teknologi yang kini telah berkembang apalagi pada masa pandemi ini.

 

https://idcloudhost.com/mengenal-apa-itu-internet-of-things-iot-defenisi-manfaat-tujuan-dan-cara-kerja/

https://idmetafora.com/news/read/305/penerapan-iot-dalam-pendidikan.html

https://idcloudhost.com/mari-mengenal-apa-itu-internet-thing-iot/

Harry Dhika, 2017 Penerapan Internet Of Things DalamRuangKelas.

Komentar

  1. Jika dikaitkan dg pembelajaran dimasa pandemi sekarang ini, bagaimana memaksimalkan peran internet di dalam pembelajaran ?

    BalasHapus
  2. Apakah IOT sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya Iot Sudah Mulai Dirasakan oleh masyarakat indonesia terutama dalam bidang industri dan perusahaan, penggunaan mobile banking dan aplikasi belanja online adalah contoh dari Iot

      Hapus
  3. anda menyebutkan di atas bahwa, IOT bertujuan untuk melakukan identifikasi secara baik, lokasi, pelacakan, pemantauan dan manajemen. adakah pengaruh negatif dari IOT tersebut? tolong anda jelaskan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. salah satu dampak IoT adalah efisiensi, maka tenaga kerja tidak terampil adalah pihak pertama yang akan kehilangan pekerjaan. Otomatisasi di pabrik yang dulunya banyak tenaga kerja di bagian produksi jadi menambah jumlah PHK, industr yang dulu manual sekarang beralih menjadi otomatis dan bisa dimonitoring.

      Hapus
  4. Internet of Things, sungguh info yang luar biasa! Mudah-mudahan semua kalangan bijaksana dalam menyikapi dan memanfaatkannya...

    BalasHapus
  5. Bagaimana penggunaan IoT menurut anda selain pada ruang kelas untuk belajar?

    BalasHapus
  6. Seberapa efektif pemanfaatan pembelajaran menggunakan IoT dalam dunia pendidikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apabila diterapkan di sekolah perdesaan atau daerah terpencil yang tidak terjangkau jaringan internet pemanfaatan IoT menurut saya tidak efektif ,
      akan tetapi akan efektif apabila diterapkan diperkotaan

      Hapus
  7. Apakah dimasa pandemi sekarang pengaplikasi IoT bisa di lakukan secara efektif, khusus nya di pembelajaran Matematika ? Mohon pencerahan nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya penggunaan Iot dalam masa pandemi atau lebih kita kenal dengan pembelajaran daring kurang efektif digunakan dalam pembelajaran matematika, banyak kendala dalam pembelajaran daring ini, salah satunya kurangnya persiapan guru dan murid. Dalam pembelajaran matematika banyak materi yang harus diajarkan oleh guru secara langsung

      Hapus
  8. Dalam masa pandemi ini, tdk semua masyarakat bisa menikmati perkembangan IOT dalam pendidikan seperti masyarakat didaerah terpencil, bagaimana menurut saudara cara efektif pembelajaran pada masa pandemi ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salah satu syarat dalam Penggunaan IoT ini adalah fasilitas penunjang yaitu kuota, jaringan internet dan laptop/gadget.
      jika fasilitas ini tidak terpenuhi tentunya tidak akan efektif
      menurut saya tidak efektif bagi masyarakat terpencil dalam menikmati perkembangan Iot ini,
      pada masa pandemi ini siswa hanya diberikan tugas supaya tetap belajar dirumah, saya rasa itu solusi bagus walapun masih kurang efektif.

      Hapus
  9. Dalam pembahasan IoT yang bapak paparkan pada dunia pendidikan, apakah ada dampak negatif dari penggunaan IoT Pada siswa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentu saja ada, dalam penggunaan IoT ini siswa tentu menggunakan gadget atau laptop. nah, disini siswa menyalahgunakan fasilitas tersebut untuk bermain game dan hal negatif yang lainnya. tentunya akan mempengaruhi fokus belajar siswa

      Hapus
  10. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana peran lot selama masa pandemi Corona di Indonesia apa sudah masuk dlm kategori membantu Dunia pendidikan di Indonesia ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. peran IoT dalam dunia Pendidikan belum terlalu berkembang di Indonesia, saya rasa sedikit membantu akan tapi belum efektif

      Hapus
  11. Bagaimana Menurt anda dengan IoT yang anda temukan di sekitar anda bekerja? Apakah sudah sesuai dengan konsepnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. beberapa contoh yang saya temukan sudah sesuai konsepnya, contohnya dalam penggunaan mobile banking

      Hapus

Posting Komentar